Kamis, Maret 13, 2008

Hidup Aktif Setiap Hari

Gaya hidup santai adalah penyebab kematian, penyakit dan disabiliti terbesar, melebihi kematian akibat merokok (University of Hong Kong and the Department of Health). Kurang lebih 2 juta orang meninggal setiap tahun akibat fisik tidak aktif; dan menurut WHO, merupakan satu dari sepuluh besar faktor resiko yang menyebabkan kematian di dunia. Serem ya, jadi berhati-hatilah jika Anda bekerja duduk dibelakang meja 8-9 jam tanpa olahraga rutin, atau seharian menonton sinetron sambil mengunyah camilan.
Tubuh kurang aktif dapat menyebabkan gangguan jantung, diabetes tipe II, dan kegemukan. Juga meningkatkan resiko terjadinya kanker usus besar, payudara, tekanan darah tinggi, penyakit saluran nafas, gangguan lemak darah, kelemahan otot, osteoporosis, depresi dan kecemasan.

Be Extra Active Every Day !!

Dengan menjalankan hidup lebih aktif akan meningkatkan pembakaran kalori. Banyak cara agar hidup Anda lebih aktif:

  • Jalan berkeliling saat Anda menelpon
  • Berpikir sambil berjalan.
  • Bermain dengan anak-anak
  • Berjalan-jalan dengan binatang peliharaan
  • Hindari penggunaan remote control.
  • Membersihkan rumah, taman
  • Mencuci mobil
  • Parkir agak jauh dari tempat yang dituju
  • Gunakan tangga daripada eskalator
  • Hindari sebisa mungkin menyuruh orang lain untuk keperluan kita

1 komentar:

uthe mengatakan...

Dear dok Fisher, saya Ruth Eveline, pasien dokter hr jumat 09 Mei lalu di Rs.Awal Bros-Batam. Skrg sy sdh berada di jkt. Sejak didiagnosa oleh dok Fisher bhw sy mengalami FMS (fibromyalgia syndrome), sy mencari byk info ttg ini di internet. Sy ckp kaget krn tyt sindrom ini ckp serius dan tyt termasuk peny mitokondria. Sejak dulu, sy memang srg merasa tubuh terbakar bila lelah atau tertekan, Tp kejadian di batam lalu adl yg paling parah. Sy mau tanya dok:
1) apakah saya kemungkinan menderita CFS (chronic fatique syndrome) juga? sy lihat di internet FMS dan CFS sangat berhubungan.
2) Apakah syndrome FMS/CFS layak mendapatkan perawatan inap bila sedang kambuh?
3) apakah dokter mengenal dan dpt merekomendasikan dokter rehab medik di jakarta yang mengetahui scr dalam ttg syndrom ini dan yg bisa memberikan program terapi scr utuh utk saya? kalau bisa dokter dr RS yg bukan swasta spy lbh murah.

Mudah2an dokter bersedia menjawab pertanyaan saya. Email saya ruth.eveline@gmail.com

Sukses selalu,
Ruth